3 Cara Memilih Investor untuk Bisnis Startup

Bagaimana Cara Memilih Investor untuk Bisnis Startup? Dengan hadirnya startup yang masih berkembang pesat di Indonesia, di satu sisi dapat memberikan ide bagi sebagian anak muda untuk lebih semangat berwirausaha namun di sisi lain selalu memunculkan masalah khusus dari segi pendanaan.

3 Cara Memilih Investor untuk Bisnis Startup

Pada umumnya beberapa startup akan kesulitan mencari investor yang bisa memanfaatkan bisnisnya agar bisa berkembang lebih cepat karena minimnya fasilitas atau basis yang memediasi pertemuan beberapa pelaku investasi dengan pelaku startup.

Sebuah bisnis startup harus memiliki rencana keuangan yang jelas, mulai dari pitching hingga exit seperti apa.

Kemudian beberapa pendiri juga harus bisa bertahan.

Dalam startup ada istilah burning rate yang disebut dengan kondisi dimana sebuah perusahaan telah memperoleh dana dan menghabiskan waktu tertentu hingga sang pendiri harus segera bisa mendapatkan kembali modal dari investor berikutnya sebelum dana tersebut habis.

Selain itu, para pendiri bisnis startup juga harus mampu mengontrol usaha dan eksperimen mereka secara keseluruhan untuk mendapatkan modal yang cukup untuk meningkatkan bisnis mereka di pasar.

Kemudian sang pendiri juga harus bisa menyaksikan kekuatan maksimalnya.

Ketika dia mencapai titik penting, maka dia harus menyerahkan kepemilikannya kepada manajer profesional atau memberikannya kepada pihak yang mampu mengelola bisnisnya agar bisnisnya dapat berkembang.

Cara Memilih Investor untuk Bisnis Startup

Hubungan antara kubu investor dengan startup memang tidak mudah, malah menjadi sulit.

Bagaimana tidak, jika pendiri salah memilih fraksi investor karena akan menjadi salah satu faktor yang akan menggagalkan misi perusahaan dan tentunya akan membuang waktu yang berharga.

Terkait hal tersebut, Mukund Mohan, direktur Microsoft Ventures, membagikan beberapa taktik bagi para pelaku bisnis startup untuk menemukan aktor investasi yang tepat untuk bisnisnya. Berikut adalah taktik yang digariskan oleh Mukund Mohan.

1. Lakukan hal yang sama yang dilakukan investor untuk Anda

Apa yang akan dilakukan investor untuk mengenali Anda sebagai pendiri startup?

Tentu saja mereka akan melakukan penelitian.

Sebelum mereka memilih untuk berinvestasi di startup Anda, tentunya mereka akan lebih mengenal Anda.

Mereka akan berbicara dengan orang-orang yang mengenal Anda, mencari tahu lebih banyak tentang bisnis Anda dan mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang diri Anda.

Misalnya, Anda pengusaha seperti apa?

yang ada di pikiran mereka.

Mukund Mohan menjelaskan:

Lakukan sebanyak mungkin uji tuntas dan lebih dari yang mereka lakukan untuk Anda. Jadi, (ketika) Anda ingin berbicara dengan kedua pengusaha, (atau) beberapa orang yang baru saja mendapat modal, katakan, ‘Hei, apakah itu investor yang baik? Apa itu investor yang buruk? Seberapa sering mereka bertanya? Berapa lama mereka menutup kesepakatan?

Baca juga: Mitra Bisnis Adalah: Pengertian, Pola Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

2. Setel Peringatan Google News

Mukund Mohan menyarankan agar Anda juga mengatur peringatan untuk industri apa pun yang berada dalam status pelacakan dana baru.

Jadi itu sebabnya Anda akan selalu tahu ketika sekelompok investor baru saja menyelesaikan modal.

Mukund Mohan menjelaskan:

Yang paling mudah ditipu adalah fraksi yang baru saja memberikan modal segar. Mereka hampir selalu terbuka untuk ide apa pun karena mereka memiliki “bubuk segar”, mereka harus memasukkannya. Saya tidak bermaksud ini dengan cara yang buruk, tetapi dengan cara yang baik. Berhasil. Ini ringkas dan berfungsi

3. Gali Sumur Sebelum Anda Haus

Mukund Mohan merekomendasikan bahwa ketika Anda mencari modal lebih lanjut, Anda adalah orang terakhir yang ingin diberikan dana, jadi mulailah berbicara dengan investor lama sebelum Anda meminta dana.

Itu sebabnya Anda tidak mencoba membuat koneksi ketika Anda masih dalam model penggalangan dana.

Mukund Mohan menjelaskan:

Sebenarnya, itu adalah pendekatan terbaik. Anda tahu mengapa? Karena investor tidak akan kemana-mana. Mereka mengenal Anda, mereka mempercayai Anda. Itu sebabnya Anda mendapatkan teman, keluarga, dan ‘orang bodoh’ untuk melakukan investasi pertama Anda.. Mereka yang paling mengenal Anda

Sekian artikel berjudul 3 Cara Memilih Investor untuk Bisnis Startup, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.