5 Nasihat Keuangan yang Tidak Lagi Relevan

5 Nasihat Keuangan yang Tidak Lagi Relevan | Sebagai makhluk ekonomi, orang tumbuh dan berkembang dengan mendengarkan nasihat dan belajar bagaimana mendapatkan dan mengelola keuangan. Tetapi nasihat keuangan tidak lagi relevan saat ini.

5 Nasihat Keuangan yang Tidak Lagi Relevan

Banyak sekali nasehat dari orang tua kepada teman sebaya tentang keuangan dan cara mengatur uang untuk bertahan hidup.

Apakah semua saran itu benar atau hanya dogma?

Mereka sepertinya tengah mengkaji kembali mitos keuangan yang kerap menjadi panutan. Jika Dewan terkesan hanya dogma, keputusan keluar dari Dewan ada di tangan Anda.

5 Nasihat Keuangan yang Tidak Lagi Relevan

Berikut adalah saran keuangan yang perlu Anda pertimbangkan kembali karena mungkin sudah ketinggalan zaman.

1. Anda perlu membeli rumah, apa pun caranya

Impian utama sebagian besar warga adalah pergi ke sekolah, pergi ke kampus, mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi, menikah, membeli rumah, dan membeli mobil.

Cara hidup ini sangat baik, tetapi sayangnya beberapa orang terbawa suasana dan merasa harus mencapai apa yang mereka harapkan tanpa harus melalui situasi keuangan jangka panjang.

Mungkin, bahkan rumah dan mobil tidak begitu diperlukan di usia Anda sekarang. Juga, ketika orang tua Anda menurunkan Anda di rumah bahkan jika Anda berada di pinggiran.

Masalahnya adalah membeli rumah, ditambah dengan upah yang tidak terlalu tinggi, telah menjadi bumerang.

Beberapa orang bersikeras ingin membeli rumah dengan upah yang layak, mereka akhirnya memilih rumah yang jauh dari tempat kerja mereka.

Ujung-ujungnya rumah itu terbengkalai karena jaraknya yang terlalu jauh dan jarang berpenghuni.

Baca juga: 8 Cara Membuat Jaringan Bisnis yang Kuat dan Menguntungkan

2. Berinvestasi hanya untuk orang kaya

Ini adalah pola pikir yang salah yang perlu segera diganti. Investasi bukan untuk orang kaya, tapi untuk orang yang mengerti dan tertarik dengan ilmu di bidang ini.

Siapapun bisa menjadi investor, bahkan jika mereka memiliki sedikit uang. Anda bisa membeli saham di pasar saham dengan uang yang Anda miliki dan kemudian belajar bagaimana cara menahan uang itu agar bisa terus berkembang.

Selain itu, saat ini ada layanan reksa dana lain yang memudahkan Anda berinvestasi dengan modal hanya beberapa ratus ribu rupiah.

Jadi siapa pun dapat mulai berinvestasi asalkan Anda memiliki pikiran terbuka terhadap dunia keuangan dan investasi.

3. Keuangan hanya dikelola oleh istri atau suami, tidak keduanya

Orang dewasa perlu memahami situasi keuangan dalam keluarga mereka, memaksakan pengaturan keuangan hanya pada istri atau suami mereka adalah pilihan yang tidak tepat.

Penting bagi kedua pasangan untuk mengetahui keadaan keuangan keluarga dan mampu mengurus pengeluaran dan investasi rumah tangga jika diperlukan.

Baca juga: Efektivitas Organisasi: Makna, Faktor dan Cara Mengukurnya

4. Tidak berpikir tentang tabungan pensiun

Dana pensiun perlu diperhatikan sejak awal, tidak ada waktu yang tepat untuk menyisihkan uang untuk dana pensiun lainnya ketika Anda masih muda dan cukup kuat untuk bekerja.

Semakin lama Anda menabung untuk masa pensiun, semakin banyak uang pensiun yang akan Anda terima saat Anda sudah tidak dapat bekerja lagi.

Bekal pensiun bisa menjadi hadiah terbaik untuk diri sendiri, agar tidak menjadi beban bagi anak ketika sudah tua dan bisa hidup bahagia dengan berbagai hobi yang tidak pernah ditekuni semasa muda.

5. Tidak merasa berkewajiban untuk membuat anggaran keuangan

Penganggaran: Menganggarkan uang untuk kebutuhan bulanan memang jarang dilakukan, namun ternyata penting untuk mengatur kedisiplinan Anda dalam mengelola keuangan.

Tanpa anggaran yang jelas, mudah untuk menghabiskan uang di ATM, terutama saat Anda sedang bepergian atau bermain dengan teman.

Penting bagi Anda untuk mengelola anggaran agar situasi keuangan Anda tetap konstan. Ini adalah bentuk perlindungan ketika Anda terkadang tidak dapat mengontrol pengeluaran Anda karena kejadian yang tidak terduga.

Sekian artikel berjudul 5 Nasihat Keuangan yang Tidak Lagi Relevan, semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.